14 Mar 2025 15:23 - 13 menit membaca

Franchise Shell : Cara Daftar, Biaya, Profit, BEP & Proposal PDF.

Bagikan

Shell adalah perusahaan energi dan petrokimia Franchise multinasional yang berbasis di Belanda dan Inggris. Nama lengkapnya adalah Shell plc, jadi dengan kantor pusat berada di London, Inggris.

Shell merupakan salah satu perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia dan beroperasi di lebih dari 70 negara. Perusahaan ini bergerak di berbagai bidang energi, termasuk eksplorasi dan produksi minyak serta gas bumi, pengolahan bahan bakar, distribusi, pemasaran produk, hingga pengembangan energi terbarukan.

Table of Contents

Sejarah Franchise Spbu Shell

Biaya Franchise Shell

Shell memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak abad ke-19. Berikut adalah perkembangan Shell dari awal berdiri hingga saat ini:

1. Awal Mula (1833 – 1907)

Pada tahun 1833, jadi perusahaan ini berawal dari bisnis keluarga di Inggris yang dimiliki oleh Marcus Samuel. Awalnya, ia berdagang kerang laut (shell) dari Asia ke Eropa, yang kemudian menjadi inspirasi untuk nama perusahaan.

Seiring waktu, jadi bisnisnya berkembang ke perdagangan minyak tanah untuk lampu penerangan, yang saat itu sangat dibutuhkan.

Pada 1890, jadi perusahaan Belanda Royal Dutch Company mulai mengeksplorasi minyak di Sumatra, Indonesia.

Pada 1907, perusahaan Inggris Shell Transport and Trading Company bergabung dengan Royal Dutch Petroleum Company untuk membentuk Royal Dutch Shell Group.

2. Ekspansi Global (1907 – 2000)

Shell berkembang pesat dan menjadi salah satu perusahaan minyak terbesar di dunia, dengan operasi di berbagai negara.

Perusahaan ini berkontribusi besar dalam pengembangan bahan bakar untuk kendaraan bermotor dan pesawat terbang selama Perang Dunia.

Pada tahun 1930-an, Shell mulai beroperasi di Indonesia dan mendirikan kilang minyak serta SPBU. Setelah Perang Dunia II, jadi Shell terus berkembang dengan melakukan eksplorasi minyak di berbagai negara.

Pada 1970-an – 1990-an, Shell mengembangkan bisnis petrokimia, energi terbarukan, serta teknologi gas alam cair (LNG).

3. Modernisasi dan Fokus Keberlanjutan (2000 – Sekarang)

Pada 2005, struktur perusahaan disederhanakan menjadi Royal Dutch Shell plc dengan kantor pusat di Den Haag, Belanda.

Shell mulai fokus pada energi ramah lingkungan dan mulai mengembangkan biofuel, hidrogen, serta energi angin dan surya.

Pada 2021, jadi Shell memindahkan kantor pusatnya ke London, Inggris, dan mengubah namanya menjadi Shell plc.

Saat ini, Shell berkomitmen untuk mencapai net-zero emission pada tahun 2050 dengan mengembangkan energi terbarukan dan bahan bakar rendah karbon.

Franchise Spbu Shell di Indonesia

Shell telah lama hadir di Indonesia sejak zaman kolonial dan terus berkembang hingga kini. Perusahaan ini beroperasi di berbagai sektor energi, jadi termasuk bahan bakar, pelumas, dan petrokimia.

1. PT yang Menaungi Shell di Indonesia

  • Di Indonesia, jadi Shell beroperasi melalui beberapa anak perusahaan, antara lain:

2. PT Shell Indonesia

  • Mengelola bisnis ritel seperti SPBU Shell, distribusi bahan bakar industri, dan pelumas.
  • Memiliki jaringan SPBU yang tersebar di berbagai kota besar di Indonesia.

3. PT Shell Manufacturing Indonesia

  • Mengoperasikan pabrik pelumas Shell di Marunda, Jakarta, yang merupakan salah satu fasilitas terbesar di Asia.
Baca Juga :  Franchise Auto One : Cara Daftar, Biaya, Bep & Proposal Pdf.

4. PT Shell Lubricants Indonesia

  • Mengembangkan dan mendistribusikan berbagai jenis pelumas untuk kendaraan, industri, dan sektor kelautan.

5. PT Shell Upstream Indonesia

  • Berkonsentrasi pada pencarian dan produksi minyak dan gas bumi di Indonesia.

Peran Shell di Indonesia

  • SPBU Shell: Menyediakan bahan bakar berkualitas tinggi seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell Diesel.
  • Pelumas Shell: Menawarkan berbagai jenis oli untuk kendaraan dan industri, seperti Shell Helix dan Shell Rimula.
  • Industri dan Petrokimia: Menyediakan bahan bakar dan pelumas untuk berbagai sektor industri di Indonesia.
  • Energi Berkelanjutan: Mulai berinvestasi dalam pengembangan energi hijau dan teknologi ramah lingkungan di Indonesia.

Shell adalah salah satu perusahaan energi terbesar di dunia yang telah beroperasi selama lebih dari satu abad. Di Indonesia, Shell memiliki sejarah panjang sejak era kolonial dan kini aktif dalam bisnis SPBU, pelumas, dan energi industri. Dengan fokus pada inovasi dan keberlanjutan, Shell terus berupaya mengembangkan teknologi energi baru untuk masa depan yang lebih ramah lingkungan.

Keunggulan Franchise SPBU Shell

Harga Franchise Shell

Menjadi mitra bisnis dengan Shell dalam industri SPBU menawarkan berbagai keuntungan. Berikut adalah beberapa keunggulan utama dari franchise SPBU Shell:

1. Merek Global yang Terpercaya

Shell adalah perusahaan energi multinasional yang memiliki reputasi kuat dan telah beroperasi lebih dari 100 tahun di berbagai negara.

Brand Shell sudah dikenal luas oleh konsumen, sehingga lebih mudah menarik pelanggan.

2. Produk Bahan Bakar Berkualitas Tinggi

Shell menawarkan bahan bakar berkualitas dengan teknologi Dynaflex, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi mesin dan mengurangi gesekan.

Produk unggulan seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell Diesel memiliki formulasi khusus untuk meningkatkan performa kendaraan.

3. Dukungan dan Pelatihan dari Shell

Mitra franchise mendapatkan bimbingan operasional, pelatihan manajemen SPBU, serta standar layanan pelanggan yang tinggi.

Shell menyediakan pelatihan bagi karyawan agar mereka dapat memberikan layanan berkualitas dan mengikuti prosedur operasional terbaik.

4. Sistem Manajemen yang Profesional

Shell memiliki sistem manajemen modern yang memudahkan pengelolaan stok bahan bakar, transaksi, serta pengawasan operasional.

Menggunakan teknologi digital dalam pemantauan dan analisis bisnis SPBU.

5. Program Loyalitas dan Inovasi Pemasaran

Shell menawarkan program loyalitas seperti Shell ClubSmart, yang memberikan berbagai keuntungan bagi pelanggan setia.

Shell juga sering mengadakan promosi, diskon, dan kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk menarik lebih banyak pelanggan.

6. Potensi Keuntungan yang Stabil

Dengan meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di Indonesia, jadi kebutuhan akan bahan bakar terus meningkat.

Lokasi yang strategis dan manajemen yang baik dapat menghasilkan pendapatan yang stabil dan menguntungkan.

7. Peluang Bisnis Tambahan

Mitra dapat mengembangkan bisnis tambahan seperti minimarket, kafe, bengkel, atau layanan cuci mobil di area SPBU untuk meningkatkan pendapatan.

Shell juga menawarkan konsep Shell Select, yaitu toko ritel yang menjual berbagai produk kebutuhan sehari-hari.

8. Kepedulian terhadap Keberlanjutan dan Lingkungan

Shell berkomitmen terhadap energi yang lebih bersih dengan mengembangkan bahan bakar rendah emisi dan mendukung keberlanjutan lingkungan.

Dengan bermitra dengan Shell, Anda ikut serta dalam upaya menciptakan bisnis yang lebih ramah lingkungan.

Franchise SPBU Shell menawarkan banyak keuntungan, mulai dari dukungan merek global, bahan bakar berkualitas tinggi, hingga sistem manajemen yang profesional. Dengan adanya pelatihan, program pemasaran, dan peluang bisnis tambahan, Shell menjadi pilihan yang menarik bagi para pengusaha yang ingin terjun ke bisnis SPBU.

Kekurangan Franchise SPBU Shell

Meskipun memiliki banyak keunggulan, franchise SPBU Shell juga memiliki beberapa tantangan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum berinvestasi. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Modal Awal yang Besar

Biaya investasi untuk membuka SPBU Shell cukup tinggi, berkisar antara Rp1,5 miliar hingga Rp7 miliar, tergantung jenis SPBU.

Selain modal awal, mitra juga harus menyiapkan dana tambahan untuk operasional dan pemeliharaan.

2. Ketersediaan Lahan yang Sesuai

Untuk membuka SPBU, lahan yang diperlukan cukup luas, minimal 1.000 – 2.000 m², tergantung tipe SPBU.

Lokasi harus strategis dan memenuhi standar Shell, sehingga tidak semua lahan bisa digunakan.

Baca Juga :  Franchise Time 2 Shine : Cara Daftar, Biaya, BEP & Proposal Pdf.

3. Persaingan dengan SPBU Lain (Pertamina dan Swasta)

Pasar bahan bakar di Indonesia didominasi oleh Pertamina, yang memiliki harga lebih kompetitif karena mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Konsumen di Indonesia cenderung memilih SPBU berdasarkan harga, sehingga SPBU Shell harus menawarkan nilai tambah agar tetap menarik bagi pelanggan.

4. Ketergantungan pada Pasokan dari Shell

Mitra wajib membeli bahan bakar langsung dari Shell, sehingga tidak bisa mencari pemasok lain meskipun ada opsi yang lebih murah.

Jika terjadi gangguan pasokan dari Shell, operasional SPBU bisa terhambat.

5. Standar Operasional yang Ketat

Shell memiliki standar operasional yang tinggi, sehingga mitra harus mematuhi setiap aturan dan regulasi yang ditetapkan.

Pengelolaan SPBU harus sesuai dengan prosedur yang sudah ditentukan, yang bisa menjadi tantangan bagi pengusaha yang ingin lebih fleksibel.

6. Biaya Operasional yang Tidak Sedikit

Selain investasi awal, mitra harus mengalokasikan dana untuk biaya operasional seperti gaji karyawan, pemeliharaan fasilitas, dan pemasaran.

Biaya untuk perawatan peralatan dan teknologi Shell juga bisa cukup tinggi.

7. Waktu Balik Modal yang Cukup Lama

Perkiraan waktu pengembalian modal (ROI) berkisar antara 2 hingga 6 tahun, tergantung lokasi dan volume penjualan.

Jika lokasi tidak strategis atau persaingan tinggi, waktu balik modal bisa lebih lama.

Meskipun franchise SPBU Shell menawarkan banyak keuntungan, ada beberapa tantangan yang harus diperhitungkan, seperti modal besar, persaingan dengan Pertamina, serta standar operasional yang ketat.

Oleh karena itu, calon mitra harus melakukan riset dan perencanaan matang sebelum memutuskan untuk berinvestasi di bisnis ini.

Jenis Kemitraan SPBU Shell

Franchise Spbu Shell menawarkan beberapa jenis kemitraan bagi para pengusaha yang ingin bermitra dalam bisnis SPBU. Berikut adalah macam-macam kemitraan Shell:

1. Dealer Owned Dealer Operated (DODO)

Pemilik usaha (dealer) menyediakan lahan dan modal investasi sendiri, jadi dealer bertanggung jawab atas pembangunan, operasional, dan manajemen SPBU. Franchise Spbu Shell menyediakan pasokan bahan bakar, pelatihan, serta standar operasional dan merek dagang. Cocok bagi pengusaha yang ingin mengelola SPBU secara independen dengan dukungan Shell.

2. Company Owned Dealer Operated (CODO)

Franchise Spbu Shell menyediakan investasi dan membangun SPBU, jadi Mitra (dealer) bertanggung jawab atas pengelolaan operasional harian. Shell memastikan standar operasional dan pasokan bahan bakar tetap terjaga, jadi Cocok bagi mitra yang ingin mengelola bisnis tanpa harus mengeluarkan investasi besar untuk pembangunan SPBU.

3. Shell Fleet Solutions

Kemitraan ini ditujukan bagi perusahaan yang ingin mengelola armada kendaraan secara lebih efisien, jadi Shell menyediakan solusi pengisian bahan bakar berbasis kartu dan sistem manajemen bahan bakar. Memungkinkan perusahaan mengontrol konsumsi bahan bakar dan mengoptimalkan operasional armada.

4. Shell Select (Ritel & Convenience Store)

Kemitraan ini memungkinkan mitra untuk membuka toko ritel di area SPBU Shell. Bisa berupa minimarket, kafe, atau layanan tambahan lainnya. Shell menyediakan konsep bisnis, jadi standar operasional, dan dukungan pemasaran. Cocok bagi mitra yang ingin mengembangkan bisnis ritel di lingkungan SPBU. Masing-masing jenis kemitraan memiliki kelebihan dan tantangan tersendiri. Jika tertarik, Anda bisa menghubungi Shell Indonesia melalui situs resminya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Harga BBM di SPBU Shell

Berikut adalah daftar harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Shell per 1 Maret 2025:

Produk BBM Harga per Liter
Shell Super (RON 92) Rp13.590
Shell V-Power (RON 95) Rp14.060
Shell V-Power Nitro+ (RON 98) Rp14.240
Shell V-Power Diesel (CN 51) Rp14.760

Catatan: Harga di atas berlaku untuk wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Untuk wilayah Jawa Timur, produk Shell V-Power Diesel dan Shell V-Power Nitro+ tidak tersedia.

Perubahan harga ini mencerminkan kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Misalnya, harga Shell Super naik sebesar Rp240 per liter dari harga sebelumnya.

Harap diingat bahwa harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan perusahaan dan kondisi pasar. Untuk informasi terkini, disarankan memeriksa langsung di situs resmi Shell atau SPBU terdekat.

Harga Franchise SPBU Shell

Untuk membuka franchise SPBU Shell, jadi biaya investasi yang diperlukan bervariasi tergantung pada jenis SPBU yang dipilih. Berikut adalah tabel yang menjelaskan perkiraan biaya investasi berdasarkan jenis SPBU:

Perkiraan waktu pengembalian modal untuk investasi ini adalah antara 2 hingga 6 tahun, tergantung pada faktor-faktor seperti lokasi SPBU, jenis bahan bakar yang dijual, dan potensi pendapatan dari bisnis tambahan di sekitar SPBU.

Perhitungan Balik Modal (BEP) dan ROI Franchise SPBU Shell

Sebelum memulai bisnis franchise SPBU Shell, jadi penting untuk memahami bagaimana menghitung Break Even Point (BEP) dan Return on Investment (ROI) agar dapat mengetahui kapan investasi bisa kembali dan mulai mendapatkan keuntungan.

1. Komponen Harga Biaya dalam Investasi Franchise SPBU Shell

Harga Biaya yang perlu dipertimbangkan untuk membeli  franchise spbu shell meliputi:

Komponen Biaya Perkiraan Biaya
Harga Biaya Investasi awal (pembangunan, izin, dll.) Franchise Spbu Shell  Rp1,5 – Rp7 miliar
Harga Biaya operasional bulanan (gaji, listrik, perawatan) Franchise Spbu Shell  Rp100 – Rp300 juta
Harga Biaya pembelian bahan bakar awal di Franchise Spbu Shell Rp500 juta – Rp2 miliar
Pemasaran dan promosi awal Rp50 – Rp100 juta

Total Harga Biaya estimasi investasi awal Franchise Spbu Shell : Rp2 – Rp10 miliar, tergantung pada jenis SPBU dan lokasi.

2. Estimasi Pendapatan SPBU Shell

Pendapatan SPBU tergantung pada volume penjualan bahan bakar per hari dan margin keuntungan per liter.

Rumus Pendapatan Harian:

Pendapatan = Jumlah Penjualan Harian (liter)×Harga Jual per Liter

Kategori SPBU Modular SPBU Konvensional
Kapasitas penjualan harian 4.000 – 6.000 liter 10.000 – 12.000 liter
Harga jual per liter Rp13.000 Rp13.000
Omzet harian Rp52 – Rp78 juta Rp130 – Rp156 juta
Omzet bulanan Rp1,56 – Rp2,34 miliar Rp3,9 – Rp4,68 miliar

Catatan: Pendapatan ini belum memperhitungkan biaya operasional dan margin keuntungan per liter.

3. Perhitungan Break Even Point (BEP)

Break Even Point (BEP) adalah titik di mana total pendapatan sudah sama dengan total biaya yang dikeluarkan.

Rumus BEP:

Biaya Franchise Shell

Contoh Perhitungan BEP untuk SPBU Konvensional:

  • Biaya Investasi awal Franchise Spbu Shell : Rp7 miliar
  • Omzet bulanan: Rp4 miliar
  • Margin keuntungan per liter: Rp500 – Rp1.000
  • Laba bersih bulanan (setelah biaya operasional 10% – 20%): Rp200 – Rp400 juta

Harga Franchise Shell

Jika lokasi strategis dan penjualan meningkat, BEP bisa lebih cepat.

4. Perhitungan Return on Investment (ROI)

Return on Investment (ROI) mengukur persentase keuntungan dari investasi yang telah dilakukan.

Rumus ROI:

Bisnis Spbu

Contoh Perhitungan ROI untuk SPBU Konvensional:

  • Laba bersih tahunan: Rp300 juta × 12 = Rp3,6 miliar
  • Total investasi: Rp7 miliar

Harga Franchise Shell

Dengan perhitungan ini, investasi bisa balik modal dalam 2 – 3 tahun, dan setelahnya mulai mendapatkan keuntungan bersih.

Kesimpulan

  1. BEP (Balik Modal): ±2 – 5 tahun, tergantung pada jenis SPBU, lokasi, dan volume penjualan.
  2. ROI (Return on Investment): 30% – 50% per tahun, dengan laba bersih yang meningkat seiring waktu.
  3. Faktor yang mempengaruhi cepat/lambatnya balik modal:
    • Lokasi SPBU (akses strategis dan lalu lintas tinggi).
    • Harga jual dan margin keuntungan per liter.
    • Biaya operasional dan efisiensi manajemen.
    • Adanya bisnis tambahan seperti minimarket atau bengkel di SPBU.

Dengan perencanaan yang matang, franchise SPBU Shell dapat menjadi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Cara Daftar Franchise SPBU Shell

Untuk mendaftar sebagai mitra franchise SPBU Shell, Anda perlu mengikuti beberapa langkah berikut:

1. Memenuhi Persyaratan Awal Franchise Spbu Shell

Sebelum mendaftar, pastikan Anda memenuhi syarat berikut:

Memiliki harga biaya modal investasi sesuai jenis SPBU Franchise Shell yang dipilih (mulai dari Rp1,5 miliar – Rp7 miliar), jadi memiliki lahan dengan lokasi strategis sesuai kriteria Shell. Bersedia mengikuti sistem operasional dan standar kualitas Shell.

2. Mengajukan Permohonan Franchise Spbu Shell

Kunjungi situs resmi Shell Indonesia: shell.co.id Buka halaman “Kemitraan SPBU Shell” atau “Dealer Owned Dealer Operated (DODO)”. Isi formulir pendaftaran dengan informasi lengkap, jadi termasuk data pribadi, detail keuangan, dan lokasi lahan.

3. Proses Evaluasi dan Persetujuan

Tim Shell akan meninjau aplikasi Anda dan melakukan analisis kelayakan bisnis. Jika lolos seleksi awal, Shell akan menghubungi Anda untuk proses lebih lanjut. Dilakukan survei lokasi untuk memastikan kesesuaian dengan standar Shell.

4. Penandatanganan Kontrak dan Pelatihan

Jika disetujui, jadi Anda akan menandatangani perjanjian kerja sama. Shell menyediakan pelatihan operasional bagi pemilik dan staf SPBU.

5. Pembangunan dan Persiapan Operasional

SPBU akan dibangun sesuai standar Shell. Dilakukan uji coba operasional sebelum peluncuran resmi.

6. Grand Opening dan Operasional

Setelah semua persiapan selesai, jadi SPBU bisa mulai beroperasi. Shell akan terus memberikan dukungan operasional dan pemasaran. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi tim Shell melalui kontak resmi yang tersedia di situs web mereka.

Kesimpulan Franchise SPBU Shell

Bisnis Spbu

Franchise SPBU Shell, jadi merupakan peluang bisnis yang menarik bagi pengusaha yang ingin berinvestasi di sektor energi dan bahan bakar. Dengan merek global yang kuat, jadi produk berkualitas, serta sistem manajemen profesional, Shell menawarkan banyak keuntungan bagi mitranya.

Keunggulan:

  • ✅ Merek Global – Shell memiliki reputasi internasional yang terpercaya.
  • ✅ Produk Berkualitas – Bahan bakar dengan teknologi Dynaflex meningkatkan performa kendaraan.
  • ✅ Dukungan dan Pelatihan – Shell memberikan bimbingan dalam operasional dan manajemen SPBU.
  • Peluang Bisnis Tambahan – Bisa mengembangkan bisnis lain seperti minimarket atau bengkel.
  • ✅ Sistem Manajemen Modern – Teknologi digital memudahkan pengelolaan SPBU.

Tantangan & Kekurangan:

  • ❌ Modal Awal Besar – Investasi bisa mencapai Rp2 – Rp10 miliar tergantung tipe SPBU.
  • ❌ Persaingan dengan SPBU Pertamina – Harga BBM subsidi lebih murah dibanding Shell.
  • ❌ Standar Operasional Ketat – Mitra harus mengikuti aturan bisnis yang telah ditetapkan Shell.
  • ❌ Balik Modal Lama – BEP bisa mencapai 2 – 5 tahun, tergantung lokasi dan penjualan.

Apakah Franchise SPBU Shell Menguntungkan?

Dengan perhitungan yang matang, franchise SPBU Shell bisa menjadi bisnis yang menguntungkan dalam jangka panjang. Waktu balik modal berkisar 2 – 5 tahun, dan ROI dapat mencapai 30% – 50% per tahun. Namun, keberhasilan bisnis ini sangat bergantung pada lokasi, volume penjualan, dan efisiensi operasional.

Kesimpulannya, jika Anda memiliki modal yang cukup dan lokasi strategis, franchise SPBU Shell bisa menjadi peluang investasi yang menjanjikan!

 

"Bisnis apa yang bagus? Bisnis yang dijalankan bukan di pikirkan. Mengambil sebuah Franchise adalah sebuah langkah awal membangun Bisnis Impian Anda tanpa harus memikirkan risiko, riset pasar dan pengalaman berbisnis. Di medinfopedia.com anda akan mendapatkan pengalaman mengambil Franchise yang terbaik, bimbingan konsultan berpengalaman, cocok untuk anda sebagai pebisnis pemula."

Medinfopedia.com